Pembangunan Proyek Infrastruktur Indonesia Sebagai Cara Untuk Pemerataan Ekonomi

 

Dalam beberapa tahun terakhir, Pembangunan proyek  Infrastruktur telah menjadi salah satu pusat perhatian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kalla.

 

Hal ini sengaja dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing dari Indonesia sekaligus sebagai upaya untuk pemerataan pembangunan. Sehingga, pemerintah melalui kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan penggenjotan proyek infrastruktur Indonesia yang berada di daerah.

 

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Basuki Hadimujono selaku Menteri PUPR yang memberikan keterangan bahwa sedikitnya ada lima langkah inovasi yang akan dilakukan oleh pemerintah. Antara lain adalah regulasi pembebasan lahan, inovasi dengan teknologi, proses pembiayaan, serta kepemimpinan sekaligus koordinasi dengan antar lembaga.

 

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa dibawah kepemimpinannya, Kementerian PUPR sudah memberikan instruksi yang jelas kepada jajarannya agar bekerja secara 7 hari penuh dengan menggunakan 3 shift kerja serta adanya tambahan peralatan sekaligus tenaga kerja. Basuki juga mengatakan bahwa memenuhi kebutuhan infrastruktur sama saja untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat, baik sandang, pangan, serta papan.

 

Basuki juga mengatakan bahwa bila berbicara mengenai pembangunan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dalam kurun waktu 2015-2016, Pemerintah melalui Kementerian PUPR telah sukses membangun sedikitnya 1,5 juta unit rumah. Sementara untuk tahun 2017 sendiri, sudah berhasil terbangun sekitar 449 ribu unit per Agustus, serta dengan total anggaran sekitar Rp 37,5 triliun.

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya diatas bahwa proyek infrastruktur Indonesia telah menjadi salah satu sorotan pemerintah. Untuk itu, diadakan pula event tahunan terbesar bertajuk Indonesian infrastructure week 2017, yang nantinya akan menghadirkan lebih dari 158 perusahan di bidang konstruksi dari 40 negara  di dunia, termasuk para investor yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia.

 

Tak hanya pihak asing dan lokal saja, Pemerintah juga turut ikut berpartisipasi di acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada tanggal 08-10 November 2017 nantinya. Jadi bagi Anda yang berkecimpung di bidang infrastruktur, acara ini bisa menjadi acuan bagi Anda untuk mendapatkan banyak proyek sekaligus terhubung dengan berbagai profesional lainnya bertaraf internasional