Pemerintah Israel Larang Transaksi Bitcoin Sebelum Dibuatkan Ini

Ilustrasi Bitcon israel

Ico News – Otoritas Keamanan Keuangan Israel akan melarang transaksi menerapkan mata uang kripto atau cryptocurrency, termasuk Bitcoin, sebelum pemerintah mempersiapkan undang-undang legalnya. Dengan adanya larangan hal yang demikian, karenanya perusahaan berbasis mata uang kripto yang ada di Tel Aviv patut menunda transaksinya. Shmuel Hauser, kepala otoritas keamanan keuangan Israel mengatakan pada pengelola pasar saham akan membahas proposal berkaitan transaksi mata uang komputerisasi itu pada minggu depan.

“Telah selama belum ada undang-undang kerangka kerjanya, kami akan menetapkan perusahaan yang transaksinya menurut mata uang komputerisasi tak akan dapat menjalankan perdagangan di pasar saham,” kata Hauser dikutip AFP. Harga Bitcoin Bakal Tembus Rp 810 Juta? Ia menambahkan, kegiatan perdagangan yang telah ada dan menerapkan bitcoin karenanya akan ditangguhkan.

“Kami akan menjalankan hal itu hingga kami menemukan kerangka undang-undang yang layak untuk transaksi itu.” ” ini patut dikerjakan sebab publik tak akan terlindungi selama perdagangan dengan mata uang komputerisasi masih berjalan,” tambahnya. Mata uang kripto yang paling menarik perhatian dikala ini, adalah bitcoin terus menanjak, sampai Selasa sudah menempuh poin 15.000 dolar AS atau sekitar Rp 203 juta. Angka hal yang demikian sudah meningkat 30 kali lipat semenjak permulaan tahun 2017. Wakil presiden Bank Sentral Eropa juga sudah menyuarakan keprihatinannya kepada kenaikan poin bitcoin yang tak tertahan dan potensi risiko yang menyertainya.

 

Sumber : Coin Daily