Pria Ini Temukan Cincin Berlian yang Sudah Lama Hilang di Reruntuhan Rumahnya

passion jewelry

Kebakaran hutan hebat di California, Amerika Serikat, ikut serta menghanguskan rumah keluarga milik Jerry Ogle. Tetapi, siapa sangka di balik puing-puing reruntuhan, dan abu yang tersisa ia dapat menemukan cincin berlian wanita warisan keluarganya?

Kamis (2/8/2018), kebakaran hutan hebat ikut serta menghanguskan rumah beserta segala kenangan 17 tahun keluarga Ogle tinggal di sana. Pada Pekan (29/7), Ogle mengunjungi zona hal yang demikian dengan ayahnya dengan satu keinginan, merupakan menemukan cincin pernikahan neneknya yang diturunkan untuknya.

“Satu-satunya keinginan aku ialah menemukan cincin berlian itu secara ajaib di balik abu,” tulis Ogle di web Facebooknya. Ia tahu bahwa itu memerlukan pengorbanan panjang. Tetapi, ia berharap kuat untuk menjaga cincin yang diturunkan keluarganya itu.

“Sesudah 1,5 jam mencari di zona daerah aku meninggalkan cincin itu, aku memandang ke langit dan berdoa minta mendiang kakekku menolong menemukannya,” tulisnya.

“Tak hingga 30 detik kemudian, aku menemukan sebuah kotak, kotak yang sama yang dikasih terhadap aku\” sambungnya. Ia kemudian memungut kotak itu dari puing-puing, dan membuka kotak hal yang demikian. Ogle menemukan cincin warisannya itu masih utuh.

“Sekarang cincin itu senantiasa kubawa, hingga aku menemukan daerah teraman untuk menaruhnya,” kata Ogle ke CNN. Sekarang Ogle dalam misi untuk menolong tetangganya membangun kembali desanya dan mengawali kampanye GoFundMe yang sudah mengumpulkan lebih dari US$ 7.000 semenjak hari Pekan.

Untuk dikenal, kebakaran hutan bernama ‘Carr Fire’ itu sudah menghanguskan zona seluas 38.594 hektare dan menewaskan enam orang korban. Kebakaran yang menghanguskan banyak vegetasi yang dilanda kekeringan ini mulai timbul semenjak minggu lalu. Otoritas setempat menyebut kebakaran ini dipicu oleh kegagalan sebuah mesin kendaraan.

Kepala Divisi Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran (Cal Fire), Chris Anthony, menyebut kobaran api ini tak dapat diprediksi. “Di bawah situasi yang kita lihat dikala ini, tak akan diperlukan banyak waktu bagi api untuk menyebar secara ekstrem seperti yang kita lihat sebagian hari lalu. Kita terang tak akan dapat beristirahat,” sebut Anthony.

Sekitar 3.500 petugas pemadam kebakaran dan 17 helikopter yang membawa air pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Presiden Donald Trump sudah mengucapkan kebakaran hutan ini sebagai keadaan darurat pada Sabtu (28/7) waktu setempat, dengan memberi izin supaya dana federal dikucurkan untuk pemulihan lokasi yang dilanda kebakaran.

Baca Juga: cincin kawin