Pengertian dan Jenis-Jenis dari PABX

PABX adalah singkatan dari Private Automatic Branch eXchange. Sebuah PABX pada dasarnya merupakan sebuah sistem telepon yang umum disebut juga dengan switchboard yang digunakan sebagai sistem telepon internal di kantor.

Jenis-Jenis dari PABX :

1. PABX Digital

Merupakan PABX yang memiliki output atau extention berupa data digital. Untuk PABX jenis ini data digital perlu dikonversikan dengan pesawat telepon khusus untuk bisa menjadi suara. Masing-masing merk memiliki konversi digital yang berbeda dengan nama dan istilah yang berbeda pula. Contohnya merk PABX Panasonic menyebutnya Key Telephone, Digital Phone. NEC menyebutnya Multi Line Terminal.

2. PABX Analog

Merupakan PABX Yang memiliki output analog atau extentionnya berupa sinyal analog, Karena menggunakan sinyal analog maka tidak perlu menggunakan Pesawat telepon khusus. Pesawat telepon ini sama seperti yang digunakan dirumah yang dikaitkan ke PSTN (Fix Line) dalam istilahnya disebut Single Line Telephone (SLT).

Simak Juga: Transtel

3. PABX Hybrid

Merupakan PABX Yang digunakan atau gabungan antara dua cara diatas (PABX Komputerisasi Dan PABX Analog). Oleh karena itu sistem ini memiliki 4 Kabel (2 Pair – 1 Pair Untuk Analog Dan 1 pair Untuk Digital) pada setiap output dari instalasi PABX.

4. IP PABX

Merupakan PABX yang hanya menggunakan protocol IP untuk interkoneksi ke pesawat teleponnya. IP PABX memiliki / menerapkan RJ45 untuk koneksi ke PABX.

Ilustrasi Sederhana Sistem PABX

Sistem PABX mempunyai beberapa/banyak sambungan kabel yang mengarah pada sebuah switchboard. Itulah sebabnya kenapa ada istilah “branch” dalam kepanjangan PABX, karena “branch” atau cabang ini mengacu terhadap banyaknya sambungan yang dikaitkan ke PABX. Alat PABX adalah teknologi yang canggih karena bisa digunakan sebagai telepon, modem dan mesin fax, serta dapat digunakan sebagai alat komunikasi internal karyawan di kantor.

Cara kerja PABX yaitu pada umumnya perangkat ini adalah modem yang berfungsi sebagai pusat control station. Setiap kali ada telepon baru yang masuk, maka telepon tersebut akan di-routing (diberi arahan) melewati control station ini. Karena di dalam sistem PABX tersebut sudah dimasukan kode tertentu untuk masing-masing nomor telepon di kantor, atau untuk masing-masing extension, maka dari itu telepon masuk tersebut akan diberi tuntunan ke tujuan yang tepat dengan menggunakan kode tersebut.

Cek Juga: PABX NEC

Contoh Kegunaan PABX di Kantor

PABX juga bisa diprogram sehingga akan timbul greeting otomatis jadi setiap kali ada telepon masuk sebelum diberi arahan ke tujuan yang bersangkutan. Untuk tujuan fungsi fax, Anda bisa memprogram sambungan yang melewati control station tersebut menuju ke sebuah mesin fax, atau bahkan ke berbagai nomor tujuan fax.

PABX modern pun bisa diprogram dengan sistem komputer untuk melacak setiap telepon masuk dan telepon keluar. Sistem ini pun dapat dikontrol siapa saja yang boleh melakukan hubungan telepon ke tujuan tertentu. PABX juga dapat digunakan untuk mengetahui pemakaian telepon karyawan yang tidak semestinya.

PABX juga bisa digunakan sebagai Auto Attendant, merupakan fitur yang memberi arahan penelepon masuk ke tujuan tertentu secara otomatis. Fitur ini terutama sangat cocok untuk bisnis skala besar yang selalu mendapatkan telepon masuk dalam jumlah besar setiap harinya. Anda juga bisa melakukan conference call menggunakan PABX.

Kesimpulannya, PABX sangat penting untuk keperluan bisnis pada jaman sekarang ini, terutama untuk efisiensi telekomunikasi. Seandainya Anda berencana memasang sistem PABX di kantor Anda, pastikan untuk mengukur keperluan Anda terlebih dahulu.

Kunjungi Juga: NEC Indonesia